Ekonomi
SK Hynix Siapkan Pengumuman Imbalan Pemegang Saham, Usai Laporan Dividen Khusus 12 Miliar Dolar AS
SK Hynix akan mengumumkan langkah imbalan pemegang saham bersamaan dengan laporan kuartal ketiga pada Rabu, menanggapi laporan soal rencana dividen khusus sekitar 16 triliun won.
Foto: 4300streetcar / Wikimedia Commons (CC BY 4.0)
Produsen chip memori asal Korea Selatan, SK Hynix, menyatakan akan mengumumkan langkah-langkah imbalan pemegang saham pada Rabu, bersamaan dengan rilis hasil kuartal ketiganya. Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas laporan media yang menyebut perusahaan sedang mempertimbangkan dividen khusus sekitar 16 triliun won, atau sekitar 12 miliar dolar AS.
Laporan tersebut datang dari surat kabar Korea Selatan, Dong-A Ilbo, yang menulis pada Senin bahwa dividen khusus itu akan didanai dari keuntungan penjualan saham SK Hynix di produsen chip memori Jepang, Kioxia. Penjualan saham itu sendiri sudah rampung pada awal tahun ini, namun perusahaan belum pernah membeberkan rinciannya ke publik, sementara analis memperkirakan keuntungan kumulatif yang besar dari transaksi tersebut.
SK Hynix sendiri tidak mengonfirmasi angka dividen yang diberitakan. Saat dimintai keterangan oleh operator bursa saham, perusahaan hanya menyatakan sedang meninjau berbagai langkah imbalan pemegang saham dan berencana mengumumkannya bersamaan dengan laporan keuangan kuartal ketiga. Perusahaan tidak merinci lebih jauh bentuk langkah yang dimaksud.
Konteksnya, SK Hynix dan Samsung Electronics — keduanya pemasok Nvidia — menghadapi desakan investor yang semakin besar untuk mengembalikan lebih banyak kelebihan kas lewat dividen atau pembelian kembali saham, setelah laba rekor yang didorong ledakan permintaan chip memori AI. Tekanan itu menguat setelah saham kedua perusahaan anjlok dari rekor tertinggi pada Juni, sebagian karena kekhawatiran investor soal daya tahan belanja AI perusahaan teknologi AS.
Di pasar, saham SK Hynix menguat 0,5 persen pada Senin, berlawanan dengan pasar Korea yang lebih luas yang turun 1,3 persen. Sebelumnya, pada Agustus, perusahaan mengumumkan akan membeli kembali dan membatalkan saham senilai 40 triliun won, serta mengalokasikan lebih dari 50 persen arus kas bebas periode 2025–2027 untuk meningkatkan imbalan pemegang saham. Pada Jumat, perusahaan juga menunda rencana pencatatan saham unit Solidigm di AS karena volatilitas pasar.
Perlu dicatat, rencana dividen khusus 16 triliun won itu masih sebatas laporan media yang belum dikonfirmasi perusahaan — pengumuman resminya baru akan disampaikan bersamaan dengan laporan kuartal ketiga pada Rabu.
Sumber: Reuters
Baca Juga
- Danantara Gelar Forum Investasi Teknologi DTIIF 2026 di Jakarta, Hadirkan Dua Peraih Nobel Ekonomi — Ekonomi
- Harga DDR5 Melonjak, Intel dan AMD Kembali Melirik DDR4 — Teknologi
- Moonshot Batasi Kemampuan Peretasan di Model Kimi K3.1 Pro, Jelang Rilis Bobot Terbuka — Teknologi
Redaksi Guyon Gayeng News