Ekonomi
Danantara Gelar Forum Investasi Teknologi DTIIF 2026 di Jakarta, Hadirkan Dua Peraih Nobel Ekonomi
Danantara menggelar forum investasi teknologi tiga hari di Jakarta, menghadirkan dua peraih Nobel Ekonomi dan perusahaan teknologi global, untuk membidik enam sektor strategis.
Foto: Gunawan Kartapranata / Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)
Danantara Indonesia menggelar Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26–28 Oktober 2026 di Jakarta. Forum ini mempertemukan para peraih Nobel, pembuat kebijakan, ilmuwan, dan pemimpin perusahaan teknologi global. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka peluang investasi sekaligus mempercepat industrialisasi berbasis teknologi di Indonesia.
Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa, menyatakan bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem industri berbasis teknologi dan inovasi. Langkah tersebut ditopang oleh investasi jangka panjang yang bertumpu pada tiga prinsip utama, yakni resource-driven, demand-driven, serta pengembangan industri berbasis teknologi dan inovasi.
Dalam keterangannya, Sigit menekankan pentingnya pengembangan talenta dan industri di tanah air. “Indonesia memiliki sumber daya mineral yang luar biasa, dengan pasar yang sangat besar, baik di dalam negeri maupun di kawasan Asia Tenggara, kini kita ingin bangun talenta dan industrinya, dan inilah yang kami tawarkan kepada investor melalui peta jalan yang akan kami jabarkan bersama,” ujarnya.
Forum ini dijadwalkan menghadirkan dua tokoh ekonomi terkemuka dunia, yaitu Prof. Peter Howitt dan Prof. Thomas J Sargent. Prof. Peter Howitt merupakan peraih Nobel Ekonomi 2025 dari Brown University yang dikenal melalui pemikiran creative destruction dan peran inovasi dalam pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Prof. Thomas J Sargent adalah peraih Nobel Ekonomi 2011 dari New York University yang ahli dalam meneliti ekspektasi rasional serta dampak kebijakan ekonomi.
Terdapat enam sektor strategis yang dibidik dalam forum ini, meliputi energi; pertanian, pangan, dan kesehatan; serta material maju dan semikonduktor. Selain itu, fokus juga diarahkan pada sektor transportasi dan infrastruktur; keuangan dan perbankan; serta kecerdasan buatan, infrastruktur digital, dan telekomunikasi. Sejumlah perusahaan teknologi global seperti Arm, Airbus, IBM, Thales, dan AWS turut tercantum dalam partisipasi forum ini.
Sumber: investor.id
Baca Juga
- Moonshot Batasi Kemampuan Peretasan di Model Kimi K3.1 Pro, Jelang Rilis Bobot Terbuka — Teknologi
- Bali Tech Week 2026 Bidik Ribuan Peserta dan Investasi Digital — Teknologi
- Model AI Terdepan OpenAI Kini Tersedia Lewat Google Cloud — Teknologi
Redaksi Guyon Gayeng News