Kabar Terkini, Masa Depan Lebih Baik

Ekonomi

Shell Cetak Laba Tertinggi Sejak 2022, Naikkan Buyback Jadi 5 Miliar Dolar AS

Shell membukukan laba bersih 10,81 miliar dolar AS pada kuartal ketiga, hampir dua kali lipat dari setahun sebelumnya dan di atas prakiraan analis, ditopang margin penyulingan rekor 42 dolar AS per barel.

Pompa bahan bakar di sebuah SPBU Shell

Foto: Mutney / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0) — foto SPBU Shell di Truro, Inggris, Agustus 2023.

Shell melaporkan laba bersih kuartal ketiga sebesar 10,81 miliar dolar AS, level tertinggi sejak 2022, melampaui rata-rata prakiraan analis sebesar 10,33 miliar dolar AS dan hampir dua kali lipat dari 5,43 miliar dolar AS yang dibukukan pada periode yang sama setahun sebelumnya.

Pendorong utama laba itu adalah margin penyulingan yang mencapai rekor 42 dolar AS per barel, melonjak dari 11,6 dolar AS per barel setahun lalu dan 24 dolar AS per barel pada kuartal sebelumnya, ditambah harga gas alam cair (LNG) yang lebih tinggi.

Seiring laba yang melonjak, Shell menaikkan program pembelian kembali saham (buyback) kuartalan dari 3 miliar dolar AS menjadi 5 miliar dolar AS — buyback terbesar kedua dalam sejarah perusahaan, setelah program 6 miliar dolar AS pada kuartal kedua 2022. Saham Shell naik sekitar 3 persen di awal perdagangan pada Kamis.

Di semua lini, hasil Shell datang di atas ekspektasi: bisnis gas terintegrasi membukukan laba 3,04 miliar dolar AS berbanding prakiraan 2,93 miliar dolar AS, sementara bisnis hulu meraih 3,19 miliar dolar AS berbanding prakiraan 3,10 miliar dolar AS. Arus kas dari operasi di luar modal kerja naik menjadi 21,7 miliar dolar AS, dari 12,24 miliar dolar AS setahun sebelumnya dan di atas prakiraan 18,18 miliar dolar AS.

Sumber: Reuters

Baca Juga

Redaksi Guyon Gayeng News