Warga Woles
Satu RT Serentak Bingung Mau Masak Apa, Krisis Berlangsung 3 Hari Tanpa Korban Parodi
42 kepala keluarga membuka kulkas, menutupnya lagi, lalu membuka grup WhatsApp keluarga untuk mencari inspirasi yang tidak datang-datang.
SURABAYA — Sebuah krisis kebingungan massal melanda satu RT di Surabaya selama tiga hari berturut-turut: seluruh warga serentak tidak tahu mau masak apa. Tidak ada korban jiwa, tetapi ada banyak korban waktu yang dihabiskan untuk berdiri di depan kulkas.
Investigasi kami menemukan pola yang sama di 42 kepala keluarga: membuka kulkas, menatap isinya selama dua menit, menutup kulkas, duduk, lalu membuka kulkas lagi seolah isinya akan berubah.
"Saya sudah tiga kali buka kulkas. Isinya masih sama: telur, tempe, dan penyesalan karena kemarin tidak belanja." — Bu Ratna (39), warga
Grup WhatsApp RT sempat menjadi pusat komando darurat. Usulan yang masuk antara lain: sayur sop, ayam goreng, dan "terserah". Usulan "terserah" mendapat dukungan terbanyak, tetapi tidak bisa dimasak.
Warung sayur keliling menjadi pihak yang paling diuntungkan. Penjualnya, Mang Darso, mengaku omzetnya naik tiga kali lipat karena semua warga akhirnya membeli tempe — makanan yang dipilih bukan karena enak, melainkan karena sudah tidak ada ide lain.
Pada hari ketiga, krisis berakhir dengan sendirinya. Warga sepakat bahwa besok mereka akan bingung lagi, tetapi untuk hari ini, tempe sudah cukup.
Redaksi Guyon Gayeng