Teknologi
Logitech Lampaui Prakiraan Laba Kuartal, Ditopang Produk Gaming dan Konferensi Video
Logitech membukukan laba operasi non-GAAP 231 juta dolar AS pada kuartal yang berakhir September, melampaui prakiraan 204 juta dolar AS, dengan penjualan gaming naik 8 persen dan peralatan konferensi video naik 12 persen.
Foto: Raimond Spekking / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0) — foto mouse Logitech generik, bukan produk kuartal yang dilaporkan.
Pembuat mouse dan keyboard Logitech International melaporkan pada Selasa laba kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, didorong permintaan yang lebih tinggi untuk perangkat gaming dan konferensi video.
Perusahaan Swiss-Amerika itu membukukan laba operasi non-GAAP sebesar 231 juta dolar AS untuk tiga bulan yang berakhir pada September. Angka itu melampaui prakiraan 204 juta dolar AS dalam konsensus yang dihimpun Visible Alpha, sekaligus di atas panduan perusahaan sendiri sebesar 185 juta hingga 210 juta dolar AS.
Penjualan naik 3 persen menjadi 1,22 miliar dolar AS, sejalan dengan prakiraan analis dan berada di ujung atas prospek perusahaan sendiri sebesar 1,19 miliar hingga 1,22 miliar dolar AS. Menurut Logitech, pertumbuhan itu didorong kinerja yang kuat di Amerika Serikat serta produk kolaborasi video dan gaming, sementara margin laba ikut naik berkat bauran produk yang lebih menguntungkan dan tarif impor ke AS yang lebih rendah.
Produk gaming, yang mencakup setir balap, mikrofon, dan mouse yang disesuaikan untuk pemain gim komputer, mencatatkan kenaikan penjualan 8 persen, dibantu peluncuran 15 produk baru selama periode tersebut. Penjualan peralatan kolaborasi video naik 12 persen, seiring pelanggan bisnis memperbarui tempat kerja mereka setelah mendorong karyawan kembali ke kantor.
Logitech juga menyebut dampak penutupan paksa pabrik salah satu pemasok semikonduktornya pada awal tahun ini ternyata lebih kecil dari perkiraan. Perusahaan itu semula memperkirakan penutupan tersebut akan menelan biaya 200 juta dolar AS dalam bentuk penjualan yang hilang pada kuartal berikutnya; kini perkiraannya turun menjadi 70 juta hingga 80 juta dolar AS setelah menemukan pemasok lain. Pabrik itu sudah dibuka kembali pada September, dengan produksi penuh diperkirakan pulih pada akhir 2026.
Untuk tiga bulan yang berakhir pada Desember, Logitech memperkirakan penjualan sebesar 1,36 miliar hingga 1,43 miliar dolar AS dan laba operasi non-GAAP sebesar 220 juta hingga 255 juta dolar AS, turun dari 312 juta dolar AS setahun sebelumnya, karena biaya komponen dan transportasi yang lebih tinggi serta penjualan yang hilang akibat penutupan pabrik tersebut.
Sumber: Reuters
Baca Juga
- UMC Setujui Tambahan Belanja 3,2 Miliar Dolar AS untuk Ekspansi Kapasitas Cip — Teknologi
- Siklon Arnab Mulai Mendarat di Andhra Pradesh, Ribuan Warga India Dievakuasi — Global
- Fleetwood Town, Tim Kasta Keempat, Singkirkan Arsenal Lewat Adu Penalti di Piala Liga — Sepakbola
Redaksi Guyon Gayeng News